BUPATI BELU BUKA KONFERCAB NAHDLATUL ULAMA KE VI, GERAKAN PEMUDA ANSOR KE V DAN DTD BANSER PENDIDIKAN LATIHAN DASAR BANSER

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Sabtu (29/02), Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH membuka kegiatan Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama Ke VI, Gerakan Pemuda Ansor Ke V dan Diklat terpadu Dasar (DTD) Banser Pendidikan Latihan Dasar Banser dengan Tema ” Merawat Tradisi, Mengawal NKRI, Membangun Daerah Untuk Belu Sejahtera”, di Aula Pondok Pesantren Masjid Al Muhajirin Atambua.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang duduk

Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH dalam Sambutannya mengatakan organisasi ini sebagai suatu organisasi yang menjadi rahmat panggil alami. Gerakan pemuda ansor diharapkan menjadi pelopor dan motor dalam penggerak pembangunan karena membangun tidak hanya aspek lahiriah saja, tetapi juga aspek spiritualitas dan moralitas. Selain itu, gerakan pemuda ansor menjadi garda terdepan dalam merawat nilai-nilai pancasila, toleransi antar umat beragama dan nilai-nilai persatuan di Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

Bupati Belu menambahkan, semoga dengan terpilihnya kepengurusan yang baru akan memberikan semangat baru dan terus meningkatkan peran Nahdlatul Ulama dan pemuda ansor di Kabupaten Belu. Bupati Juga berharap kepada pengurus yang sudah terpilih agar membuat program kerja secara profesional dan meningkatkan misi pembangunan disegala bidang. Karena sudah saatnya Nahdlatul Ulama dan gerakan Pemuda Ansor melangkah ke depan untuk mengawal tradisi, membangun NKRI dan memabangun daerah untuk Belu sejahtera dan selalu mendapatkan pahala hati khususnya Umat Islam di Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 13 orang

Pengurus Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Belu – Syaifudin mengatakan organisasi Gerakan Pemuda (GP) Ansor adalah organisasi kemasyarakatan pemuda di Indonesia yang berhubungan dengan Nahdlatul Ulama (NU). NU GP Ansor juga mengelolah barisan ansor serbaguna yaitu memiliki tujuan yakni membentuk dan mengembangkan generasi muda Indonesia sebagai kader bangsa yang cerdas dan tangguh memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Allah, kepribadian luhur, berakhlak mulia, sehat, terampil, patriotik, ikhlas dan beramal soleh.

Gambar mungkin berisi: 2 orang

Dirinya juga menambahkan, melalui tema Merawat Tradisi, Mengawal NKRI, Membangun Daerah Untuk Belu Sejahtera ini bisa digunakan sebagai sarana untuk membuat program – program yang akan datang sebagai upaya untuk terus merawat persatuan di kalangan Nahdlatul Ulama dan Pemuda Ansor, merawat tradisi mengawal NKRI, membangun daerah untuk Belu sejahtera. Semuanya ini dimaksudkan untuk membangun kekuatan, sehingga organisasi Nahdlatul Ulama dan Ansor secara internal memiliki ketangguhan dalam menghadapi tantangan eksternal yang semakin hari semakin berat.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih

Hadir Dalam Acara pembukaan Konfercab yakni, Anggota DPRD Kabupaten Belu – Fransiskus Xaferius Saka, Pimpinan OPD Kabupaten Belu, Perwakilan Kapolres Belu, Perwakilan Dandim 1605/Belu, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama – Drs. H. Jamaludin, Ketua Pengurus Pusat Ansor – TB Adam Ma’Rifat, Ketua Pengurus Wilayah Ansor – Ajhar Zowe.

Foto/Berita: Anna Ukat & Sipri Luma

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.