BUPATI BELU LAKUKAN PERTEMAUAN BERSAMA FORKOPIMDA PLUS SERTA TOKOH AGAMA

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Jumat (28/2), Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH didampingi Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan melakukan pertemuan bersama Forkopimda Plus Kabupaten Belu serta Tokoh Agama, bertempat di Ruang Rapat Bupati Belu.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja (Kunker) Gubernur NTT – Viktor Bungtilu Laiskodat, SH ke Kabupaten Belu pada tanggal 10 hingga11 Februari 2020 baru – baru ini.

Dalam pertemuan ini, membahas 5 agenda penting, yakni masalah perjudian, Demam Babi Afrika atau ASF (African Swine Fever), curah hujan, air bersih dan pendidikan yang terjadi di Kabupaten Belu.

Kegiatan yang dihadiri Dandim 1605/Belu, Kapolres Belu, Kepala Kejaksaan Negeri Atambua, Dansatgas RI –RDTL, Danyon 744, Tokoh Agama, para Suster SSpS dan Pimpinan OPD Lingkup Pemda Belu ini bertujuan untuk membahas masalah – masalah sosial yang ada di Kabupaten Belu, seperti perjudian, ASF, curah hujan, air bersih dan pendidikan.

Terkait perjudian, disepakati bahwa dalam waktu dekat akan dibentuk sebuah Tim dalam bentuk jaringan di Kabupaten Belu. Diharapkan, kehadiran tim ini dapat mengatasi maraknya aksi perjudian yang terjadi di Kabupaten Belu. Oleh karenanya, selain dukungan dan kerja sama yang baik dari semua stakeholder (Pemangku kepentingan) dalam mengatasi perjudian, juga komitmen dan konsistensi dari aparat penegak hukum untuk memberantas semua praktek perjudian, sehingga nilai – nilai kultur bangsa tetap terjaga.

Untuk Demam Babi Afrika atau ASF, Bupati Willy menyebut ada 11 Kecamatan di Kabupaten Belu yang sudah terinveksi virus ini. Sejauh ini, upaya – upaya yang telah dilakukan adalah menyurati Tokoh – tokoh agama setempat untuk kemudian di umumkan lewat mimbar – mimbar gereja. Selain itu, dirinya juga menghimbau kepada masyarakat, agar babi yang sudah tidak boleh diraka, tetapi harus dikubur.

Berhubungan dengan curah hujan yang tidak menentu, Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan mengajak semua elemen masyarakat untuk memberikan intensi lewat doa kepada Tuhan, karena menurut Wabup Ose Luan, hanya melalui doa apa yang diminta apa yang dicari pasti Tuhan akan berikan.

Menyangkut air bersih, Bupati menghimbau kepada masyarakat agar membuat penampung air hujan berupa fiber melalui anggaran desa.

Sementara itu untuk bidang pendidikan, Bupati berjanji Pemda Belu akan memperbanyak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada tiap – tiap dusun yang ada di Kabupaten Belu. Selain itu juga, Pemda Belu bertekat, pada tahun 2023 mendatang semua dusun sudah ada PAUD sehingga perlu kerja sama yang baik dari semua elemen masyaraakat untuk terus mendorong Pendidikan Anak usia Dini.

Foto/berita: Ichy Klau, Okto Mali & Frans Leki

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.