IMIGRASI ATAMBUA ANTISIPASI KEJAHATAN LINTAS NEGARA

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Rabu (27/2) Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua – K. A Halim beserta Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham NTT – Erwin Wantania, Kasubdit Pengawasan Keimigrasian – Toto Suryanto mewakili Direktorat Jenderal Imigrasi menghadiri Workshop on Inter-agency Cooperation to Counter Threats of Transnational Organised Crime di Hotel Aston Kupang.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk dan dalam ruangan

Kegiatan lokakarya yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Direktorat Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata bekerjasama dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) ini berlangsung dari tanggal 26 hingga 27 Februari 2020.

Kegiatan diawali dengan sambutan Director of Law and Teritorial Treaties – Bebeb Djunjunan serta perwakilan dari UNODC – Collie Brown dan dilanjutan dengan paparan materi yakni, Management of Border Security at Cross Country Border Posts, success, challenges and Solutions oleh Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP)- Robert Simbolon, Regulatory and Legal Framework on Border Management Current and Future Perspective oleh Bebeb Djunjunan, Border Management 2.0 effective Strategies to Counter 21st Century Threats oleh Collie Brown dan BNN’s Strategies to Counter Threats of TOC at The Border oleh Dodi Darjanto.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri dan layar

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antara peserta dan pemateri terkait topik-topik yang telah disampaikan.

Lokakarya ini dihadiri berbagai perwakilan dari Kementerian dan Lembaga lainnya yakni, Perwakilan Direktorat Jenderal Bea Cukai, Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Direktorat Jenderal Karantina, Mabes TNI, Polri, BNN, dan Direktorat Perjanjian Hukum dan Kewilayahan Kementerian Luar Negeri.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Pertemuan ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan sebagai bagian dari pilar program pengelolaan perbatasan yang terangkum dalam UNODC “Country Programme 2017-2020” untuk mendukung Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Gambar mungkin berisi: 6 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Kegiatan lokakarya yang diperuntukan bagi para pejabat yang menangani perbatasan Indonesia – Timor Leste ini bertujuan untuk memberikan fasilitas diskusi antar Kementerian / Lembaga dalam menangani ancaman, tantangan dan resiko terkait kejahatan lintas negara terutama di perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Foto/berita: Kantor Imigrasi Atambua

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.