WABUB BELU BUKA RAKOR KOPERASI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN/KOTA SE-PROVINSI NTT

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU- Kamis ( 27/02-2020 ), Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT mengadakan Rapat Koordinasi Koperasi, Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur, bertempat di Aula Hotel Matahari-Atambua, Kabupaten Belu.

Rapat Koordinasi Koperasi Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian ini di buka oleh Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan. Rapat Koordinasi ini dilakukan dengan maksud agar antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se – Nusa Tenggara Timur bisa meningkatkan koordinasi yang sinkron terkait data dan informasi dibidang koperasi, ketenagakerjaan dalam rangka menyatukan gerak langkah dalam menangani berbagai permasalahan dalam perkoperasian, ketenagakerjaan dan ketransmigrasian dengan harapan akan bermuara pada kinerja pembangunan perkoperasian, ketransmigrasian yang lebih maksimal di kabupaten masing-masing. Adapun sasaran kegiatan ini adalah tersusunnya draft ketenagakerjaan dan keterampilan tahun anggaran 2021 baik melalui APBN dan ABPD.

Wakil Bupati Belu usai kegiatan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Belu memberikan apresiasi dengan kegiatan ini, karena rapat ini ada tiga hal pokok yang di bicarakan, yakni ketransmigrasian, koperasi dan ketenagakerjaan.

Wabup Ose Luan berharap, melalui rakor ini bisa menghasilkan pikiran – pikiran cerdas untuk bagaimana menghadapi permasalahan – permasalahan ketenagakerjaan yang berkaitan dengan ketransmigrasian, koperasi dan ketenagakerjaan, karena koperasi adalah suatu organisasi yang sangat tua, tetapi tidak pernah eksis karena kita hanya fokus pada kesejahteraan anggota tetapi tidak pada kewirausahaan. Sebenarnya mewirausahakan birokrasi melalui OPD seperti ketransmigrasian, ketenagakerjaan, dan kopersai perlu di kembangkan.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT – Sylvis R. Peku Djawang, SP., MM mengatakan, rapat Koordinasi Koperasi Ketenagakerjaan dan Transmigrasi ini dimaksudkan untuk mengevaluasi seluruh urusan Perkoperasian dan UKM, ketenagakerjaan dan ketransmigrasian dalam RPJMD Provinsi NTT dari tahun 2018 – 2023 dan untuk setiap persoalan yang ditemui akan dicarikan solusi kemudian dilakukan sinkronisasi untuk pelaksanaan kegiatan di tahun 2020. Selain itu, juga melakukan perencanaan di tahun 2021 – 2023, sehingga semuanya dapat diselaraskan.

“Seluruh program di Kabupaten, masing – masing mempunyai visi dan misi yang berbeda, sehingga bagaimana kita bisa menyelaraskan semuanya, sehingga baik program Nasional, Provinsi dan Kabupaten menjadi selaras,” ungkapnya.

Berita/Foto: Auxiladora, Ely Mali & Andi Luan

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.