WAKIL BUPATI BELU MEMBUKA FGD PERUMUSAN IKPLHD KAB. BELU TAHUN 2020

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Kamis (27/02), Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belu – Dra. Yohaneta Mesak, MM membuka kegiatan Focus Group Discussion tentang Perumusan Isu Prioritas dalam rangka penyusunan dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Belu Tahun 2020, bertempat di Aula Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih

Focus Group Discussion ini membahas Perumusan Isu Prioritas dalam rangka Penyusunan Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Belu dengan tujuan untuk merumuskan isu –isu prioritas terkait status lingkungan hidup serta penyusunan dokumen informasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup. Kegiatan Focus Group Discussion ini menghadirkan para camat dan tokoh masyarakat.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk

Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan dalam sambutannya mengatakan, lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan salah satu hak asasi dan faktor kunci untuk memelihara hak dan kewajiban. Perlindungan dalam pengelolaan lingkungan hidup adalah tersedianya data dan informasi lingkungan dari semua pihak, agar dapat tersedia dan terakses pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengembangkan aplikasi informasi kerja, pemahaman lingkungan hidup dan kebutuhan dasar sebagai kebijakan dan pengelolaan lingkungan hidup sesuai dengan Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengolahan Lingkungan Hidup dan Undang – Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan wajib melakukan perlindungan dengan melakukan penghijauan di wilayahnya masing-masing.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belu – Dra. Yohaneta Mesak MM, mengatakan Focus Group Discussion ini membahas Penyusunan Dokumen IKPLHD tentang Status Lingkungan Hidup dan berbagai persoalan lingkungan hidup lainnya yang akan dirumuskan ke dalam isu-isu prioritas didalam RPJMD maupun RENSTRA OPD yang harus disampaikan kepada Kementerian Lingkungan Hidup RI dalam bentuk dokumen IKPLHD sebagai bentuk informasi dan status lingkungan hidup Kabupaten Belu.

“Melalui pertemuan ini kita akan dirumuskan isu –isu prioritas dan akan dijadikan rujukan didalam mewujudkan visi Kabupaten Belu,” ungkapnya.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk

Yohaneta juga menambahkan, persoalan lingkungan adalah persoalan multi sektor sehingga perlu melibatkan OPD terkait dan seluruh stakeholder untuk bersama – sama merumuskan lima metode terbaru dengan konsep hubungan personalita. Selain itu, diharapkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat maupun Tim Pokja dapat berpatisipasi dengan mendiskusikan bersama persoalan –persoalan yang terjadi.

Dalam kegiatan ini juga membahas isu –isu strategis diantaranya kekeringan, dehidrasi hutan, alih fungsi lahan, persampahan dan limbah bahan industri.

Berita /Foto: Asih Mukti & Jun Naibuti

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.