JARING ASPIRASI DAN KEBUTUHAN MASYARAKAT LEWAT MUSRENBANG TINGKAT KECAMATAN

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Jumat (21/02), Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten ditingkat Kecamatan merupakan rangkaian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah secara partisipatif untuk menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat sesuai potensi dan permasalahan yang dihadapi, dengan maksud mengoptimalkan hasil pembangunan di wilayah masing – masing. Karena partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan merupakan salah satu wahana pemberdayaan masyarakat untuk berperan dalam proses pengambilan keputusan dengan melibatkan semua stakeholder atau pemangku kepentingan pembangunan di daerah.

Gambar mungkin berisi: 7 orang, orang duduk, orang berdiri dan luar ruangan

Tahapan Musrenbang RKPD ini merupakan salah satu upaya penjaringan aspirasi dan kebutuhan masyarakat dengan saran / masukan dari instansi/ lembaga terkait maupun kelompok atau organisasi kemasyarakatan untuk melengkapi dan menyempurnakan rancangan RKPD Kabupaten Belu tahun 2021 yang disesuaikan dengan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah. Demikian disampaikan Bupati Belu dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah pada Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Belu – Vincentia J. S. Koy, S.Pd., M.Si. Pada kegiatan Musrenbang di Kecamatan Tasifeto Barat, bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Camat Tasbar, Kamis 20/02/2020.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

“ Pelaksanaan kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Belu ini mempunyai peran dan fungsi yang strategis karena didalamnya terdapat penjabaran dari RPJMD yang memuat agenda dan prioritas pembangunan daerah serta rencana kerja dan pendanaan indikatif untuk jangka waktu 1 (satu) tahun sehingga sangat penting untuk dilakukan proses kesepakatan dengan masyarakat sebagai pemanfaat dan pelaksana pembangunan,” kata Bupati Belu dalam sambutan.

Gambar mungkin berisi: 8 orang, orang duduk

Bupati menambahkan isu tentang kemiskinan, stunting, ketersedian pangan dan pariwisata serta ekonomi kerakyatan masih menjadi isu yang sangat penting dalam aspek pembangunan di Kabupaten Belu. Terkait hal tersebut dalam rangka peningkatan kinerja program dan kegiatan perlu adanya sinergitas antar sektor serta upaya mengintegrasikan perencanaan pembangunan partisipatif menjadi sebuah program kerja yang bersifat strategis untuk menjawab permasalahan dan tantangan pembangunan kedepan.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

“Oleh karena itu, melalui forum ini dapat dirumuskan dan diinventarisir permasalahan – pemasalahn pembangunan, sekaligus alternatif pemecahan masalah yang wujud konkritnya berupa perumusan program/kegiatan yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi dan memiliki daya dorong yang kuat untuk menjawab permasalahan dan tantangan di tahun 2021,”ujarnya.

Bupati mengharapkan agar lewat Musrenbang RKPD Kabupaten Belu di Tingkat Kecamatan ini bisa mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat guna percepatan pembangunan.

Berita / foto: Rita Therik & Andi Luan

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.