Siapa Prof. DR. W. Z. Yohannes

Facebookrssyoutube

Wilhelmus Zakaris Johannes adalah seorang putra Pulau Rote yang dilahirkan pada tanggal 16 Juli 1895. Ia adalah putra sulung dari keluarga M. Z. Johannes dan Ester Johannes – Amalo. Setelah menamatkan sekolah melayu di Kupang, dengan bantuan seorang guru warga Negara Belanda yaitu Cornelis Frans, ia melanjutkan sekolahnya di Eureppesc Legere School (ELS) Kupang  pada tahun 1905. W. Z. Yohannes menyelesaikan sekolah ELS pada tahun 1912. Kemudian W. Z. Yohannes melanjutkan di Stovia (School TotOpludug Voer Inlandesche Artsen) di Batavia. W. Z. Johannes menyelesaikan pendidikan di Stovia dengan mendapat gelar Indische Art (Dokter) pada tahun 1920. Kemudian ia ditemapatkan di sekolah Hindia Belanda di Surabaya.

Pada tahun 1921 – 1930, ia ditugaskan dirumah sakit Palembang. Ditempat itu, ia menderita sakit yang mengakibatkan lumpuh dikedua kakinya sehingga beliau dikirim berobat ke Jakarta dan dirawat di CBZ (sekarang Rumah Sakit Umum Pusat Cipto Mangonkusumo) sampai sembuh. Kemudian beliau tetap menjalankan tugasnya dari tanggal 1 Juni 1930 – 1 Juli 1935, dan diangkat sebagai asisten dokter B. K. Van Der Plaats (Asisten Guru Besar radiologi) pada Sekolah Tinggi Kedokteran Jakarta. Pada tanggal 1 Juni 1935 Dokter W. Z. Johannes dipindahkan ke RSUP Semarang dan beliau membangun dan mengembangkan bagian Rontgen RSUP Semarang.

Pada tanggal 1 Juni 1936, Dokter W. Z. Johannes dipindahkan kembali ke Jakarta untuk menerima tugas baru dalam karir sebagai dokter di bagian Rontgen RSUP Cipto Mangunkusumo Jakarta hingga tahun 1939. Sejak itulah beliau diangkat sebagai ahli Rontgen bangsa Indonesia yang pertama.

Perjalanan Dr. W. Z. Johannes semakin dikenal dan pada tanggal 1 November 1946 DR. W. Z. Johannes diangkat dan dikukuhkan menjadi guru besar pada Balai Perguruan Tinggi Republik Indonesia bagian kedokteran yang kemudian dikenal sebagai Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan kemudian diangkat menjadi Rektor yang dahulu dikenal dengan sebutan Presiden Universitas Indonesia. Tahun-tahun awal perjalanan sejarah Universitas Indonesia tidak terlepas dari peran Prof. Dr. W. Z. Johannes sebagai pengganti rektor yang pertama yaitu Ir. Surachman Cokrodisuryo. Jabatan Rektor UI itu akhirnya dilepas kepada penggantinya yaitu Prof. Dr. Soepomo, SH.

Pada tanggal 17 April 1952 Prof. Dr. W. Z. Johannes dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor : 1413/HLN/1952 di beri tugas belajar ke Negeri Belanda selama 5 bulan. Dalam masa tugas belajar ini beliau mendapat serangan jantung dan dibawa ke Rumah Sakit Bronov Den Haag tetapi tidak tertolong dan meninggal pada tanggal 4 September 1952 dalam usia 57 tahun.

Melalui Dewan Perwalikan Rakyat Sementara Tingkat I NTT untuk mengenang jasa baik dari Almarhum Prof. Dr. W. Z. Johannes dalam Perjuangan Kemerdekaan RI dan merupakan putra Bangsa yang mengabdikan dan memajukan Ilmu Kedokteran di Indonesia maka dikukuhkanlah nama Almarhum pada Rumah Sakit Umum Provinsi NTT yaitu Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Sehubungan dengan pemberian nama tersebut maka di depan RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes dibuat Monumen berupa Patung Kenangan untuk Almarhum dengan pakaian kebesaran sebagai Guru Besar yang diresmikan oleh Gubernur NTT pada tanggal 12 November 1970.
Sumber : Timor Express Kamis, 7 Mei 2015
Facebookmail

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com