SEMARAK 17 AGUSTUS DIKABUPATEN BELU, DIMERIAHKAN DENGAN BERBAGAI KEGIATAN LOMBA.

Facebookrssyoutube

2016merdeka 01

Setiap tahun pada tanggal 17 Agustus , setiap warga negara Indonesia baik yang berada di Indonesia maupun berada diluar Negeri memperingati hari Kemerdekaan Negara Replublik Indonesia tepatnya 17 Agustus 1945 dan tahun ini genap berusia 71. Peringatan HUT RI ke 71 ini ditandai dengan Upacara Bendera, namun untuk memeriahkan HUT RI ke 71, berbagai kegiatan pun dilakukan sehingga lebih semarak.

Begitupun di Kabupaten Belu, berbagai Lomba yang melibatkan seluruh komponen masyarakat Klabupaten Belu pun diadakan, dari tingkat RT/RW, Kelurahan, Kecamatan hingga tingkat bKabupaten. Di tingkat Kelurahan lomba yang sering diadakan yakni : Lomba makan kerupuk, Lomba lari karung, lomba gigit sendok dan masih banyak lomba lainnya. Setiap lomba ini pun bukan hanya sekedar permaiann atau perlombaan, namun memiliki nilai semangat kePahlawanan, salah satu contohnya seperti Lomba Makan kerupuk yang mengenang kehidupan para Pahlawan yang kala itu sangat susah sehingga hanya makan nasi dan kerupuk.

Sedangkan ditingkat Kabupaten, kegiatan yang dperlombakan diantaranya: Kasti, Bola Volly, Tarik Tambang, Gerak Jalan 8 km, 17 km dan 45 km. Lomba ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh Badan,Bagian, Instansi dan Dinas, Siswa/Siswi SD, SMP/ Madrasah, SMA/ SMK serta kelurahan se Kabupaten Belu.

Lomba Bola Volly, Tarik Tambang dan Kasti dilaksanakan di Lapangan Umum Atambua. Gerak Jalan 8 km mengambil start dan Finish di Lapangan Umum Atambua, serta rutenya seputaran Kota Atambua. Lomba 8km ini diikuti oleh siswa/siswi Sekolah Dasar dan Ibu-ibu Dharma Wanita, Bahayangkari dan Persit Kabupaten Belu. Gerak jalan 17km mengambil Start dari STM Nenuk  dan Finis diLpangan Umum Atambua, Grak Jalan ini diikuti oleh Siswa SMA/SMK, Siswa/siswi SMP, Pegawai Wanita Lingkup Pemerintah Kabupatenm Belu, serta Putri dan Ibu-ibu perwakilan dari masing-masing kelurahan. Sedangkan untuk Gerak Jalan 14km, semua peserta laki-laki dan berasal dari SMA/SMK, Pegawai Lingkup Pemerintah Kabupaten Belu serta Perwakilan dari setiap Kelurahan se Kabupaten Belu.

2016gerakjalan 02

Dalam Lomba Gerak jalan, Gerak Jalan 45km adalah yang paling unik. Selain mengambil rute dari luar kota yakni dari Nurobo Perbatasan dengan Kabupaten Malaka serta memulai Start pada pukul 21.00 wita atau jam 9 malam dan Finish di Lapangan Umum Atambua yang biasanya pada pukul 06-00-08.00 Wita. Tapi Gerak Jalan ini yang paling banyak menyedot perhatian setiap warga masyarakat Kabupaten Belu, dikarenakan gerak jalan ini tidak hanya diramaikan oleh barisan peserta lomba, tetapi juga dengan para suporter tiap-tiap peserta. Para suporter ini selain menggunakan kendaraan roda 2 juga mneggunakan roda 4 bahkan Truck. Dan disetiap Truck ini selalu dipasang dengan sound system yang digunakan untuk memainkan musik2 penyemangat bagi para peserta usungan mereka.

Masyarakat yang menanti para peserta ini pun, menyalakan obor-obor disepanjang jalan depan rumah mereka. Hal ini sungguh menjadi peristiwa yang hanya terjadi sekali setahun yakni menjelang Hut kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus.

2016gerakjalan 03

Lewat setiap Gedrak jalan ini baik 8km, 17km dan 45km setiap peserta dan masyarakat yang ada di kabupaten Belu juga dingatkan kembali akan perjuangan para Pahlawan yang brjuang dengan gigih mempertahankan Negara Kesatuan Repluik Indonesia. Untuk itu, semangat Kemerdekaan RI ini jangan pernah padam melainkan menjadi suluh bagi para penerus bangsa untuk menjaga kedaulatan Negara tercinta ini. Melalui tindakan positif yang bercermin pada Dasar Negara Indonesia yakni Pancasila.

Umumnya semua perlombaan ini dilaksanakan 3-5 hari sebelum tanggal 17 Agustus, kemudian ditutup dengan Carnaval yang juga diikutioleh Badan, Bagian, dinas,Instansi Lingkup Pemerintah kabupaten Belu, Sekolah- Sekolah, Paguyuban, Komunitas, Kelompok dan Lainnya yang juga menyemarakkan Carnaval !7 Agustus.  Dalam Carnaval ini umumnya ditampilkan keberagaman budaya baik di Belu sendiri hingga Kebudayaan Nusantara, lewat pakaian-pakaian yang ditampilkan bahkan tari-tarian yang diperagakan selama perjlanan rute Carnaval, diantaranya : Budaya Belu, Flores, Sabu, Rote, Batak, Bali, Sulawesi Selatan, dan lain sebagainya. Hal ini mencerminkan bahwa begitu beragamnya Budaya di Indonesia, namun masyarakatnya dapat hidup bersatu dan ruku, dengan saling menghargai dan menghormati.

2016karnaval budaya

 

Facebookmail

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com