RIBUAN UMAT KATOLIK MENGALAMI JAMAHAN TUHAN, DALAM KEGIATAN KEBANGUNAN ROHANI KATOLIK DI KOTA ATAMBUA-BELU

Facebookrssyoutube

KRK1

Komunitas Peduli Kasih Jakarta bekerjasama dengan Badan Pelayanan Keuskupan Pembaruan Karismatik Katolik (BPK PKK) Atambua, menyelenggarakan Kegiatan Kebangunan Rohani Katolik (KRK) pada hari Minggu tanggal 4 Sebtember 2016, bertempat dilapangan umum Atambua dengan tema “Mujisat Itu Nyata” dan menghadirkan Jude seorang Missionaris Awam dari Kuala Lumpur-Malaysia, yang telah 24 tahun bersama istrinya bekerja penuh dalam pelayanan Gereja. KKR ini merupakan yang pertama terjadi di Atambua- Kabupaten Belu sejak Karismatik Katolik di Keuskupan Atmbua berdiri. KKR ini disendiri bisa terjadi karena kerinduan dan doa dari setiap umat katolik terlebih tiap anggota Karismatik Katolik diwilayah Keuskupan Atambua. Moderator BPKK PKK Keuskupan Atambua Pater Vinsen Wun saat membuaka kegiatan Kebangunan Rohani Katolik mengatakan Mujisat yang terutama adalah mujisat yang terjadi dalam setiap pribadi masing-masing, untuk itu setiap orang yang hadir harus membuka hati dan siap menerima Tuhan. Dan setiap orang yang telah mengalami mujisat dalam Tuhan harus membangun kebaikan mulai dari diri sendiri, keluarga dan bagi sesama.

Sementara itu Bupati Belu Willybrodus Lay mengawali sambutannya dengan mengutip satu ayat Firman dari Mrk 5 : 28 “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh”, selanjutnya Bupati Belu mengatakan untuk memperoleh mujisat setiap orang harus percaya. Bupati juga menyampaiakan ucapan terima kasih atas kedatangan komunitas Peduli Kasih yang sudah datang dan membangkitkan umat Katolik di Kabupaten Belu, sehingga dengan kebangkitan ini Kemuliaan Allah terpancar.

Sehari sebelum kegiatan KKR, Jude Antoine saat ditemui usai Persekutuan Doa dirumah Cahrlie Widodo, mengatakan kedatangannya bersama dengan 20orang dari Komunitas Peduli Kasih ke Atambua adalah merupakan undangan Tuhan, kerena Tuahn mau uamat Katolik di Atambua yang sudah Sakramental, mengalami Kasih Kristus melalui pertobatan, penyembuahan, iman yang bertanmbah dan mujisat lainnya. Jude juga mengatakan Umat katolik di Atambua adalah umat yang sederhana dan simple. Sedangkan dalam kotbahanya pada saat kegiatan KRK Jude mengatakan bahwa penghalang seseorang tidak bisa mengalami mukjisat adalah orang tersebut tidak mau mengampuni. Untuk itu Jude mengajak semua Umat Katolik yang hadir dalam KRKL tersebut untuk memaafkan seorang akan yang lain, sehingga terbukalah Berkat Tuhan atas dirinya.

KRK3

Dalam KRK ini ribuan umat yang hadir mengakui sungguh mengalami jamahan Tuhan baik melalui Jamahan Tuhan baik melalui kotbah dari Jude dan juga lewat sesi penumpangan tangan oleh Jude dan Tim dari Komunitas Peduli Kasih serta para Imam. Beberapa orang diantaranya yang lumpuh, buta dan tuli langsung naik keatas panggung dan memberikan kesaksian kesembuhan yang mereka alami yakni: yang lumpuh bisa berjalan, yang tuli mendengar dan yang buta melihat.

Kegiatan KRK ini dihadiri oleh Sekda Belu Drs. Petrus Bere,MM dan Istri yang juga merupakan anggota Karismatik, Beberapa pimpinan SKPD, Para Imam dan Suster, serta anggota Karismatik se Keuskupan Atambua. KKR ini juga dimeriahkan oleh Band, Paduan Suara serta Penari dari Karismatik PD Remaja Atambua, dan Karismatik Kefa.

 

Informasi Tambahan : Jude Antoine bersama Istrinya menjadi Misionaris Awam sejak 24 tahun lalu. Memiliki 2 orang putri. Dalam kesaksiannya Jude menceritakan bahwa sejak ayahnya meninggal saat Jude berumur 15 Tahun,Jude meninggalkan Gereja Katolik dan terjerumus dalam dunia yang gelap hingga akhinya memutuskan bunuh diri, namun ia mengalami Kasih Tuhan dan mengalami pertobatan pada umumr 18 tahun serta mulai berkarya bagi Gereja. Hingga kini Jude dan istri serta anaknya meski tidak memiliki gaji, namun uluran tangan Kasih Tuhan melalui persembahan kasih yang tidak pernah diminta selalu mencukupi segala kebutuhan mereka.Jude sendiri sudah meelayani di 34 Negara termasuk Indonesia, dan akan menjadi 35 Negara saat ia melayani di Timor Leste pada pertengahan bulan September 2016.

KRK2

Facebookmail

One thought on “RIBUAN UMAT KATOLIK MENGALAMI JAMAHAN TUHAN, DALAM KEGIATAN KEBANGUNAN ROHANI KATOLIK DI KOTA ATAMBUA-BELU

  • September 21, 2016 at 2:15 pm
    Permalink

    Semoga negara kita senantiasa aman dan damai. Amen.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com