PNS YANG PINDAH KE MALAKA DAN KEMBALI KE BELU MEMILIKI HAK YANG SAMA

Facebookrssyoutube

ATAMBUA, Pegawai Negeri Sipil yang dipindahkan ke Kabupaten Malaka dan meminta kembali ke Kabupaten Belu adalah kelompok korban dari kebijakan yang salah, karena mereka tidak meminta untuk dipindahkan ke Malaka.

malaka

Mereka adalah Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Belu, yang dipindahkan ke sana, kemudian mereka dikembalikan sebagai orang-orang non job. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Belu, Drs. J.T Ose Luan dalam arahan ketika bertindak selaku pembina upacara pada apel perdana bersama para Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah Kabupaten Belu di halaman kantor Bupati Belu, Senin, (22/02/2016).
“Secara etika dan norma, tidak patut dan layak mereka menjadi korban, karena mereka memiliki hak yang sama untuk menduduki jabatan walaupun jabatan itu bukan wajib,” tutur mantan Sekda Belu itu.

malaka1

Dikatakan pula, para PNS itu akan ditata kembali sehingga memberikan peluang bagi mereka untuk mendapatkan jabatan kembali.
“Saya akan kembali menata itu dan memberikan penghormatan dan kehormatan bagi mereka yang pergi kesana dan kembali, sehingga mereka juga merasakan bahwa mereka bagian dari Kabupaten Belu ini, bukan anak-anak yang dimutasikan kesana dan dikembalikan sebagai anak-anak terlantar,” tuturnya.

Dihadapan para PNS, mantan Kepala Bappeda Belu itu juga menyinggung persoalan terkait Pegawai Negeri Sipil Kategori II yang tidak diakomodir oleh Pemerintah Kabupaten Malaka.
“Saya akan melakukan konsultasi dengan Pemerintah Kabupaten Malaka untuk mengatasi persoalan itu. K2 ini menjadi satu permasalahan yang saya tahu, adalah bagaimana saudara-saudara yang formasi untuk Kabupaten Malaka untuk sementara tidak diterima disana, saya akan berupaya untuk bagaimana berkonsultasi dengan Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah agar PNS K2 asal Malaka itu kita kembalikan kesana,“ ujarnya.

malaka 2

Ditambahkan, kehadiran mereka (red:K2) yang rata-rata adalah guru, dan ditempatkan pada sekolah-sekolah di Kabupaten Belu, mengalami kesulitan dalam pembagian jam mengajar.
“Pembagian jam dalam satu minggu itu melampaui, sehingga ada yang tidak mencukupi sebagaimana yang dipersyaratkan bagi seorang guru dalam pengabdiannya sebagai pendidik,” tutupnya. (humassetdabelu).

Facebookmail

You may also like...

1 Response

  1. Saya berharap para PNS yang dipindahkan tersebut dapat mendapatkan haknya kembali, Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com