PERINDUSTRIAN, ENERGI & PERTAMBANGAN

Facebookrssyoutube

. Perindustrian / Industry

Perkembangan kelompok industri maupun peluang usaha yang dapat dikembangkan di Kabupaten Belu adalah Industri Kecil Hasil Pertanian dan Kehutanan (IPHK) yang meliputi industri kripik (ubi dan pisang) perabot rumah tangga dan kayu, aneka ukiran kayu dan kerajinan kayu cendana, pengolahan dan pengawetan daging, industri kopi bubuk, industri roti dan kue-kue, kasur dan bantal, serta industri tahu dan tempe, Industri Aneka meliputi industri tenun, anyaman lontar, anyaman tali gewang, anyaman lidi kelapa, anyaman dari tali sisal, industri kapok, alat musik tradisional dan industri pakaian jadi dari tekstil serta Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK) meliputi industri garam rakyat/yodium, barang dari semen, barang dari tanah liat (bata, genteng, tembikar), vulkanisir ban, serta jasa perbengkelan dan elektronik. Andalan pada sektor ini adalah industri rumah tangga atau Industri Aneka, di mana sub sektor ini memegang peranan yang cukup penting bagi pemasukan pendapatan daerah. Industri rumah tangga yang dimaksudkan di atas meliputi industri tenun ikat, anyam-anyaman, industri tahu/tempe, dan lain-lain. Walau hanya berstatus industri rumah tangga, tetapi sudah terpasarkan keluar daerah seperti tenun ikan dan anyam-anyaman.

Agar lebih jelas terlihat banyaknya perusahaan/usaha serta pekerja di sektor industri pengolahan di Kabupaten Belu maka dapat disimak pada Tabel dibawah ini:

BANYAKNYA PERUSAHAAN/USAHA & PEKERJA SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN BERDASARKAN JENIS INDUSTRI & KECAMATAN DI KABUPATEN BELU TAHUN 2014

NO KECAMATAN INDUSTRI HASIL
PERTANIAN &
KEHUTANAN
PERTANIAN

INDUSTRI ANEKA

INDUSTRI LOGAM,

& KIMIA

INDUSTRI PEKERJA INDUSTRI PEKERJA INDUSTRI PEKERJA
1 Raimanuk 25 84 9 27 15 41
2 Tasifeto Barat 27 57 8 25 21 59
3 Kakuluk Mesak 23 86 29 107 57 181
4 Nanaet Duabesi 10 24 3 12 32 130
5 Kota Atambua 2 4 0 0 2 2
6 Atambua Barat 6 10 2 32 13 85
7 Atambua selatan 4 8 1 10 16 105
8 Tasifeto timur 9 16 2 20 10 76
9 Raihat 2 4 0 0 3 3
10 Lasiolat 2 4 0 0 4 48
11 Lamaken 4 9 0 0 3 3
12 Lamaknen Selatan 9 18 0 0 6 6
Total Keseluruhan 123 324 54 233 182 739

Sumber: Dinas Perindustrian & Perdagangan Kab, Belu Tahun 2014

Selain mendapatkan bantuan permodalan dari pemerintah, industri rumah tangga juga memperoleh pinjaman/kredit dari lembaga keuangan, dalam hal ini Lembaga perbankan balk Bank Pemerintah maupun swasta/BPR yang sampai dengan saat ini berjumlah 7 lembaga bank. Lembaga keuangan ini juga turut mendukung roda perekonomian daerah Kabupaten Belu masyarakat dan memberikan kemudahan kepada nasabah berupa pinjaman/kredit. Adapun jumlah bank yang beroperasi di Kabupaten Belu adalah bank pemerintah terdiri dari BNI, BRI, MANDIRI, BANK NTT, BTPN, bank swasta meliputi Bank DANAMON dan Bank Pundi, juga lembaga perkreditan meliputi BPR Tanjung, BPR Dana Mas, ADIRA Finance, Kopdit Swamitra, Credit Union (CU) Kasih Sejahtera dan Pegadaian.

Energi & Pertambangan / Energy & Mining

Sektor pertambangan juga berkembang di Kabupaten Belu walaupun tidak sebesar sektor-sektor perekonomian Iainnya. Banyak potensi yang ada di dalam wilayah kabupaten ini, hanya saja belum semuanya diolah dengan balk. Potensi-potensi hasil tambang di Kabupaten Belu dan sebarannya dapat dilihat pada berikut:

POTENSI HASIL TAMBANG DI KABUPATEN BELU TAHUN 2014

NO KECAMATAN POTENSI HASIL TAMBANG
1 Raimanuk Kalkarenit, Emas, Marmer, Batu Gamping Koral, Lava Basalt, Gypsum
2 Tasifeto Barat Emas, Gas Alam, Marmer, Batu Gaming Koral, Lava Basalt, Alluvial, Lempung, Mud Vulcano
3 Kakuluk Mesak Batuan Ultra Basa, Lava Basalt, Alluvial, Pasir Besi, Batu Setengah Permata & Kristal Kuarsa, Oker
4 Nanaet Duabesi
5 Kota Atambua Marmer, Alluvial, Lempung
6 Atambua Barat
7 Atambua Selatan
8 Tasifeto Timur Emas, Alluvial, Lempung, Gypsum
9 Raihat Kalkarenit, Emas, Batu Setengah Permata & Kristal Kuarsa
10 Lasiolat
11 Lamaknen Emas, Gypsum, Lempung
12 Lamaknen Selatan

Sumber: Dines Pertambangan don Energi Kab. Bela Tahun 2014

 

Facebookmail
Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com