PERENCANAAN PARTISIPATIF, POLITIS DAN TEKNOKRAT HARUS SEJALAN

Facebookrssyoutube

TASIFETO BARAT, Pembangunan SDM (Sumber Daya Manusia), pemberdayaan ekonomi dan pembangunan infrastruktur adalah 3 (tiga) agenda besar yang harus kita laksanakan dalam setiap usulan program prioritas melalui forum musrenbang. Hal itu di sampaikan Sekretaris Bapeda Kabupaten Belu, Jhoni A. Martins, S.STP, dalam forum Musrenbangcam yang berlangsung di aula Kantor Camat Tasifeto Barat, Jumat, (04/03/2016).

Musrenbang Tasbar 2
“Musrenbang yang kita laksanakan sudah harus kita sesuaikan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati. Seharusnya kita sudah tinjau dalam RPJMD, tetapi ketika limit waktu ini berjalan, kita juga harus menyesuaikan meknisme yang ada melalui proses perencanaan partisipatif, politis dan teknokrat. Sesuai juknis yang sudah kami sampaikan, ketika membuat rencana untuk tahun anggaran 2017, sudah harus disesuaikan dengan agenda pembangunan kepala daerah dan wakil kepala daerah,” ungkap Jhoni Martins.

 

Dikemukakan pula, dalam berbagai usulan, sudah ditegaskan kepada para kepala desa bahwa, RPJMDes tahun 2015 sudah memberi ruang kepada para kepala desa untuk bisa mengusulkan program prioritas masing-masing desa.
“Kami berharap, dalam tahun berjalan tidak terjadi miskomunikasi, sehingga proses yang berjalan dari perencanaan pembangunan di tingkat dusun, desa hingga kecamatan dapat dirumuskan secara baik,” harapnya.

Mantan Sekcam Kakulukmesak ini juga mengetengahkan bahwa, porsi pembagian anggaran harus menyesuaikan dengan tiga agenda Bupati dan Wakil Bupati.
“Sesuai dengan komposisi, 40 persen kita fokuskan pada infrastruktur, 30 persen pada pembangunan SDM dan 30 persen pada pembangunan ekonomi,” ucapnya.

musrenbang tasbar1

Dia menambahkan, kami telah melaksanakan pramusrenbang sesuai dengan juknis, dan kita buatkan dalam bentuk skor dan terbuka, sehingga tidak ada efeknya.
“Kita lakukan karena ada asas manfaatnya, tidak terjadi tumpang tindih dalam pembiayaan, dan realisasi pajak. Ini beberapa indiktor instrumen yang kita pakai untuk melakukan pemungutan dari usulan-usulan yang ada dari setiap desa. Semuanya itu kita lakukan melalui mekanisme dan kajian,” pungkasnya.

Camat Tasifeto Barat, Tarsisius Edi, usai dihadapan peserta forum musyawarah rencana pembangunan kecamatan Tasifeto Barat mengatakan, mekanisme pembahasan usulan prioritas sudah dimulai dari dusun, desa hingga tingkat kecamatan melalui pramusrenbangcam .
“Sampai hari ini kita sudah melalui beberapa tahapan, bahwa kita sudah mulai dari tingkat yang paling dasar menurut mekanisme. Mulai dari dusun sampai ke desa dan kemarin kita sudah melakukan pramusrenbangcam, dan hari ini kita melaksanakan musrenbangcam,” ungkap Tarsi Edi.

Berdasarkan musyawarah dalam forum pramusrenbangcam, pihaknya sudah mendapatkan 10 prioritas yang menjadi usulan Kecamatan Tasifeto Barat, yang akan diklarifikasi oleh instansi teknis, agar dapat dikawal ke tingkat yang lebih tinggi.
“Dalam proses klarifikasi ini juga kita akan dapat gambaran dari instansi teknis terkait dengan sebaran kegiatan pembangunan di tahun 2016. Sehingga hal-hal apa yang perlu kita tindak lanjuti nanti, tidak menemui kendala atau pun menghambat program-program prioritas yang akan dieksekusi nanti,” pintanya. (humassetdabelu)

Reporter : Robert Bria Seran
Foto : Michael

https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1507629869544350&id=100008920532196

Facebookmail

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com