KPK SERIUS MELAKUKAN PENDAMPINGAN RENAKSI KPK DI BELU

Facebookrssyoutube

Bupati Belu, Sekretaris Daerah Kabupaten Belu dan pimpinan OPD terkait mengikuti rapat bersama tim Kopsurgah Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) wilayah NTT bertempat di ruang kerja Bupati Belu, Senin 27/08/2018.

(Bupati Belu Willybrodus Lay, SH memimpin pertemuan dengan tim Kopsurgah KPK wilayah NTT di ruang kerjanya Senin 27/08/18)

            Rapat yang dilaksanakan hampir 4 jam tersebut membahas berbagai hal secara serius tentang bagaimana pemerintah Kabupaten Belu melakukan upaya-upaya dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi yang terintegrasi.

Dalam arahan singkatnya, Bupati Belu menyampaikan kepada seluruh peserta rapat agar memaknai pertemuan ini sebagai bentuk perhatian KPK terhadap kinerja pemerintah daerah Kabupaten Belu terutama mengenai sejauh mana tingkat kepatuhan aparatnya didalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yang telah dijabarkan sesuai ketentuan, terutama terkait urusan-urusan yang menjadi ranah publik. Lanjut bupati, “kunjunagn KPK tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi perkembangan pelaksanaan rencana aksi pemeberantasan tindak pidana korupsi oleh KPK RI setiap tiga bulan” ungkapnya.

Ketua tim Kopsurgah KPK RI wilayah NTT yang dipimpin Nana Mulyana dalam arahannya menekankan pada beberapa hal antara lain “upaya yang penting untuk dilakukan dalam rangka menekan tindak pidana korupsi secara sistematis dipemerintahan daerah maka salah satu upaya yang harus dilakukan adalah penerapan E-Planing dan E-Budgeting secara rapi, akurat, diperbaharui secara berkala dan terintegrasi”.

 

            Hal lain yang juga menjadi perhatian serius KPK antara lain terkait dengan perijinan. Ketua tim Kopsurgah tersebut menekankan agar “seluruh proses sudah harus berada dibawah kendali Dinas Penanaman Modal dan Pelalayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Belu dan tidak ada jendela-jendela” tandasnya. “Demikian halnya terkait dengan ULP harus mandiri, barang milik daerah segera disertifikasi sebanyak 257 bidang dan di koordinasikan secara baik dengan BPN” ungkapnya.

 

(Redaksi,FRB)

Facebookmail

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com