KABUPATEN BENGKAYANG BELAJAR PERBATASAN DAN TERNAK SAPI DI BELU

Facebookrssyoutube

13147806_1528773400763330_8851374884461166785_o

ATAMBUA, Wakil Bupati Bengkayang, Kalimantan Barat, Agustinus Naon memuji dan memberikan apresiasi yang cukup tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Belu, atas upayanya memajukan masyarakat di bidang peternakan. Apresiasi itu bukan isapan jempol belaka karena menurut Agustinus Naon, Propinsi Nusa Tenggara Timur khususnya Kabupaten Belu sudah sukses mengembangkan usaha peternakan di desa-desanya.

Apresiasi itu diberikan Wabup Bengkayang ketika bertatap muka dengan Bupati Belu Willybrodus Lay, Pimpinan dan anggota DPRD Belu, Wakil Bupati Belu JT Ose Luan, Forkompinda Belu, Sekda Belu Petrus Bere dan Pimpinan SKPD, para Camat dan lurah di Rumah Jabatan Bupati Belu, Selasa (10/05/2016).

Lebih lanjut dikatakan Agustinus Naon, kehadirannya bersama Wakil Ketua DPRD Bengkayang dan puluhan pimpinan SKPD ke Belu untuk ‘belajar dan berguru’ sekalian untuk melakukan studi banding tentang beberapa hal lain seperti masalah perbatasan.

“Dari sisi topografis dan geografis Bengkayang itu sama dengan Belu karena letaknya yang berbatasan langsung dengan negara lain. Kami berbatasan dengan Serawak, Malaysia dan Belu berbatasan dengan Timor Leste,” akunya.

13161960_1528773550763315_2787662506243876174_o

Dikemukakannya, selama berada di Belu pihaknya akan benar-benar mencermati situasi yang ada di Belu dan belajar bagaimana mengelola perbatasan. Pasalnya, perbatasan di Belu sudah menjadi pintu utama dan pintu resmi keluar masuknya barang dan manusia sedangkan di Bengkayang belum terlalu maju karena masalah transportasi dan fasilitas lain yang belum memadai.

“Makanya kami akan benar-benar memperoleh manfaat setelah datang di Belu dan melihat langsung apa yang terjadi, termasuk segala perkembangan daerah ini,” ungkapnya jujur.

Bupati Belu, Willybrodus Lay pada kesempatan yang sama juga menggambarkan keadaan Kabupaten Belu yang terletak di garis perbatasan dengan segala situasi yang terjadi. Bupati Belu juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Bengkayang yang sudah berkeinginan untuk datang belajar di Rai Belu.

13147310_1528774317429905_4457748625818419705_o

“Saya mengucapkan terima kasih karena sudah mau datang ke Rai Belu. Semoga apa yang diperoleh di sini mengenai pengelolaan perbatasan dan pengembangan ternak sapi dapat diterapkan di Kabupaten Bengkayang sebagai awal mula kerja sama dua wilayah,” ujarnya.

Khusus pengembangan ternak sapi, Bupati mengatakan Belu merupakan daerah yang cocok dan tepat untuk usaha ini. Walaupun masih dalam skala yang sangat rendah dan sedikit, tapi usaha ini akan selalu dikembangkan demi meningkatkan pendapatan masyarakat. (humassetdabelu)

Reporter : Herry Klau
Foto : Michael Tae

sumber: https://www.facebook.com/profile.php?id=100008920532196&fref=ts  

Facebookmail

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com