HARDIKNAS 2018 JADI MOMENTUM UNTUK MUHASABAH/REFLEKSI

Facebookrssyoutube

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Belu,Drs.J.T Ose Luan bertindak selaku Pembina Upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kabupaten Belu, Rabu 02 Mei 2018. Hadir pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 02 Mei 2018 diantaranya Sekda Belu, Kapolres Belu, Danramil 1605 Atambua, Para Pimpinan Oraginasi Perangkat Daerah, Camat, Lurah, para Kepala Sekolah, Bapak/Ibu Guru, para siswa/siswi Paud/Tk/SD/Mi/SMP/SMA/SMK se-kota Atambua serta para Pejabat dan Pegawai dilingkup Pemerintah kabupaten Belu.
Wakil Bupati Belu, Drs. J.T Ose Luan dalam membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI , Muhadjir Effendy, dijelaskan bahwa Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2018 ini mengambil Tema “ Menguatkan Pendidikan , Memajukan Kebudayaan” peringatan Hardiknas kali ini kita jadikan sebagai momentum untuk merenungkan hubungan erat antara Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran , pemikiran, dan praktek pendidikan yang dilakukan oleh Kihadjar Dewantara .

(Wakil Bupati Belu, Drs. J. T. Ose Luan)

Peringatan Hardiknas tahun ini juga kita jadikan momentum untuk melakukan muhasabah/refleksi/introspeksi terhadap usaha-usaha yang telah kita perjuangkan dibidang Pendidikan. Dalam waktu yang bersamaan kita menerawang kedepan atau membuat proyeksi tentang pendidikan Nasional yang kita cita-citakan.” Pada pendidikan Nasional 2018 ini kita perlu merenung sejenak untuk menengok kebelakang, melihat apa yang telah kita kerjakan dibidang pendidikan, untuk kemudian bergegas melangkah kedepan guna menggapai cita-cita masa depan pendidikan nasional yang didambakan ”,tegas Wakil Bupati.
Lanjut Wakil Bupati Belu,Drs. J.T ose Luan, dalam UU sistem Pendidian Nasional tahun 2003 , Bab 1 Pasal 1 ayat 2 disebutkan bahwa;Pendidikan Nasional kita adalah Pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 sedangkan Kebudayaan Nasional merupakan akar Pendidikan Nasional.
Disamping itu,dalam UU No.5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan akan dipertegas posisi kebudayaan Nasional sebagai Roh,pemberi Hidup dan penyangga bangunan Pendidikan Nasional kita. Oleh sebab itu,kebudayaan yang maju adalah Prasarat yang harus dipenuhi jika ingin pendidikan nasional kita tumbuh, subur , kukuh dan menjulang.
‘’Pada hari Pendidikan Nasional tahun 2018 ini, kita berkomitmen untuk terus berikhtiar dalam membangun Pendidikan. Kita yakin bahwa , kebudayaan yang maju akan membuat Pendidikan kita kuat. Oleh karena itu ,pada hari Pendidikan Nasional 2018 ini mari kita satukan tekad untuk menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan dengan niat yang ikhlas serta usaha keras tak kenal lelah dalam mengabdi di dunia pendidikan ‘’, himbau Wakil Bupati Belu, Drs. J.T Ose Luan.

(Redaksi, Nelis/Nelchy)

Foto : Dokumentasi Humas Setda Belu

Facebookmail

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com