EKSISTENSI MANUSIA TERWUJUD LEWAT KERJA

Facebookrssyoutube

ATAMBUA, Eksistensi manusia terwujud dalam setiap pekerjaan yang dilakukan baik secara perorangan maupun tergabung dalam kelompok-kelompok kerja. Setiap usaha yang dilakukan dengan kerja keras, pasti akan ada hasilnya. Demikian dikatakan Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya, ketika meninjau langsung Kelompok Desa Anggur Merah di Lesepu, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua, Sabtu (12/09/2015).
Saat itu Gubernur didampingi Penjabat Bupati Belu Drs. Wilhelmus Foni, M.Si, Ketua DPRD Belu Januaria Awalde Berek, dan Sekretaris Komisi 3 DPRD Belu Johanes Djuang.

Dikatakan Lebu Raya, tahun 2011 sejak program ini digulirkan tentunya terdapat banyak tantangan, hambatan dan halangan. Pemerintah Propinsi NTT memberikan modal kepada kelompok-kelompok tani untuk memelihara ternak dan berbagai kegiatan lainnya yang meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
“Memang harus disadari bahwa masih ada ketimpangan dalam perjalanan program ini, akan tetapi semua itu jangan dijadikan alasan untuk tidak bekerja, tetapi harus selalu ada niat untuk hidup lebih baik,” tegasnya.

Ditanya mengenai Pemerintah NTT yang akan menjadikan propinsi ini sebagai Propinsi Ternak, Gubernur Frans Lebu Raya mengungkapkan bahwa ternak itu merupakan simbol harga diri masyarakat NTT. Pasalnya, setiap kegiatan dan ritual yang terjadi, harus membawa serta ternak seperti sapi, kerbau, babi, kambing, ayam dan lain-lain.
“Ternak itu simbol harga diri masyarakat, sehingga keinginan untuk menjadikan NTT sebagai Propinsi Ternak harus didukung sepenuhnya oleh seluruh elemen masyarakat,” ujarnya datar sambil menambahkan bahwa dari sekian ribu kelompok Desa Anggur Merah yang ada di NTT, hampir 80 persen memelihara ternak.

Terkait dengan semboyan Presiden Jokowi-JK, Gubernur Frans Lebu Raya mengutarakan bahwa semboyan itu sangat singkron dengan semboyan yang selalu dikumandangkan bahwa masyarakat harus bisa bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja tuntas.
“Hidup itu bermartabat karena kerja yang kita lakukan, hidup itu diekspresikan lewat kerja, karena kerja itu juga adalah pengejawantahan harga diri seseorang, dalam mengaktualisasi dirinya kepada masyarakat dan lingkungannya,” tuturnya tegas.

Usai meninjau lokasi kelompok Desa Anggur Merah, Gubernur Frans Lebu Raya berdialog dan bertatap muka dengan masyarakat setempat yang sempat hadir. (humassetdabelu)

Facebookmail

One thought on “EKSISTENSI MANUSIA TERWUJUD LEWAT KERJA

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com