Bupati Belu Membuka Pertemuan Ketahanan Pangan Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur 2018

Facebookrssyoutube

Bertempat di Ballroom Hotel Matahari dilangsungkannya Pertemuan Sinkronisasi Program / Kegiatan Ketahanan Pangan Tahun 2018 Dan Perencanaan Program / Kegiatan Kegiatan Ketahanan Pangan Tahun 2019 Lingkup Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusantara Tenggara Timur Selasa (20/02/2018). Turut mendampingi Bupati Belu adalah Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTT Drs. Haji Husein, kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Belu Ir. Sabina Mau Taek , serta para kepala dinas ketahanan pangan kabupaten/kota se-NTT.

(Ballroom Hotel Matahari Atambua, tempat kegiatan berlangsung)

  Bupati Belu Willybrodus Lay, SH disaat memberikan sambutan atas nama pemerintah sekaligus membuka acara dimaksud menyampaikan bahwa tingkat kesejahteraan ketahanan pangan di Indonesia khususnya masyarakat di NTT yang masih sangat rendah. Menurutnya pertanyaan yang selalu timbul dari masyarakat NTT adalah “mengapa tingkat kesejahteraan pangan kita (masyarakat NTT) selalu tertinggal dari saudara – saudara yang tinggal di pulau Jawa, Sumatera dan tempat-tempat lain di negeri ini? Dan bagaimana cara untuk mendongkrak tingkat ketahanan pangan kita agar bisa sejajar?”.

 

(Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTT Drs. Haji Husein, Bupati Belu Willybrodus Lay, SH dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Belu Ir. Sabina Mau Taek saat menyanyikan lagu Indonesia Raya)

 

Lebih lanjut menurutnya “Persoalan yang paling sering kita keluhkan adalah masalah air” ungkapnya. Untuk itu bupati belu mengharapkan agar instansi terkait bisa mendengar keluhan masyarakat dan segera mencari jalan keluar dari persoalan tersebut guna membantu mengangkat tingkat kesejahteraan pangan di NTT” tandasnya. “Di akhir sambutan singkat ini saya menghimbau agar masyarakat juga turut serta aktif dalam proses ini yakni (mendongkrak tingkat kesejahteraan pangan) dengan cara pemanfaatan sumber daya air yang ada semaksimal mungkin”, pintanya.

(Bupati Belu saat dan membuka kegiatan dan menyampaikan sambutan  atas nama Gubernur NTT)

Pertemuan ini merupakan rangkaian kegiatan hari pertama dari 4 hari jadwal pertemuan yang direncanakan,  sampai dengan tanggal 23 Februari 2018. Dalam acara ini selain diisi dengan sesi perkenalan antar peserta yang terdiri dari perwakilan 22 kabupaten/kota se-propinsi NTT, juga dilaksanakan dialog/sesi tanya jawab serta santap malam bersama dan ditutup dengan tarian khas masyarakat kabupaten Belu yaitu tarian “Tebe”.

(FRB, Redaksi)

Facebookmail

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com