Aksi 1000 Lilin “Pray for Surabaya” dari masyarakat kota Atambua bersama Bupati Belu

Facebookrssyoutube

 


Sebagai bentuk ungkapan belasungkawa atas meninggalnya sejumlah warga dalam tragedi bom di 3 Gereja di Surabaya hari Minggu (13/05/2018) pagi, malam harinya ratusan warga kota Atambua menggelar aksi 1000 lilin dan doa bersama di Lapangan Umum Simpang Lima Atambua.

(Masyarakat Kota Atambua sedang menjalani doa bersama dalam aksi 1000 lilin Pray for Surabaya)

Berdasarkan pantauan Diskominfo Belu sekitar pukul 19.30 wita tepatnya setelah misa dan kebaktian gereja-gereja di kota Atambua selesai, ratusan warga yang berkumpul dilapangan datang dari berbagai penjuru Kota. Di awali oleh Pastor dan Suster Paroki St. Agustinus Fatubenao, ratusan warga kemudian secara bersama-sama membakar lilin dan menggelar doa bersama yang dipimpin oleh Romo Renso Tae Lake, Pr.

(Romo Renso Tae Lake, Pr.)

Setelah doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pernyataan sikap oleh perwakilan OMK Paroki Fatubenao saudara Engel Seran yang isinya Mengutuk keras aksi terorisme di rumah tahanan Mako Brimob Kelapa Dua beberapa hari sebelumnya dan pengeboman gereja di Surabaya.

Dalam pernyataan sikap lainnya, masyarakat mendoakan semoga para korban pengeboman diterima di pintu surga serta Mendukung penuh TNI/Polri untuk menindak tegas para teroris.

Sementara Bupati Belu Willybrodus Lay yang juga hadir dalam aksi solidaritas tersebut, mengajak seluruh warganya untuk tidak terprovokasi dan menjaga situasi Kabupaten Belu selalu kondusif.

(Bupati Belu Willybrodus Lay, SH.)

Kegiatan yang berlangsung kurang lebih sejam ini, berakhir dalam keadaan aman dan damai, ditengah penjagaan Unit Turjawali Sat Sabhara, Lantas dan Intelkam Polres Belu

Facebookmail

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com