Akhiri Tindak Pidana Perdagangan Orang!

Facebookrssyoutube

Kamis(6/11) pukul 10.50 wita bertempat digedung Graha Kirani Kelurahan Tulamalae, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, telah dilaksanakan kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof. Dr. Yohana Susana Yembise, Dip. Apling. MA diwilayah Kabupaten Belu dalam rangka Kampanye dan Sosialiasi Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Kampanye ini dibuka secara resmi oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof. Dr. Yohana Susana Yembise, Dip. Apling. MA didampingi oleh Wakil Bupati Belu Drs. J. T. Ose Luan dan Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KEMEN P3A RI. Dalam sambutannya, Menteri Perdagangan Perempuan dan Perlindungan Anak, mengatakan bahwa tindak pidana Perdagangan orang adalah kejahatan yang luar biasa, “saya ingatkan kepada seluruh masyarakat yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) Bahwa NTT adalah salah satu yang terbesar selain NTB, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, terbesar di Indonesia untuk tingakat perdagangan orang. Ini menjadi suatu catatan khusus untuk Provinsi NTT, dirinya juga menambahkan “Bahwa urusan perempuan dan anak adalah merupaakan urusan wajib daerah yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk melindungi kaum perempuan. Kaum perempuan-perempuan yang dimaksudkan bukan hanya kaum perempuan dewasa melainkan juga anak-anak perempuan yang kecil dan anak laki-laki, ini adalah komitmen PBB yang sudah kita laksanakan”.

Hadir juga dalam acara ini Deputi dan rombongan kementrian P3A RI, Pimpinan dan Anggota DPRD Belu, Forkompinda Plus, Pimpinan OPD/Badan/Lembaga/Organisasi, Kepala Sekolah SMA/SMK, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Siswa/siswi urusan dari beberapa SMA/SMK yang berada di kota Atambua.

(Berita : Novita Bogar, Foto : FRB)

Facebookmail

Leave a Reply

Your email address will not be published.