SILASE ATASI MASALAH PAKAN TERNAK

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – JUMAT (01/11), Pemerintah Kab. Belu melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melakukan Rapat Koordinasi Pembangunan Peternakan Tahun 2019 di Gedung Wanita Betelalenok – Atambua.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan dalam ruangan

Rapat Koordinasi dipimpin langsung Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH didampingi Sekertaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kab. Belu – Amandus Linci, S.Pt menghadirkan salah seorang Peneliti Peternakan asal Negeri Kincir Angin Belanda – Mr. Berend Jan Stoel.

Rapat ini melibatkan seluruh Camat, Lurah, Kepala Desa, Kelompok Tani dan Tokoh Masyarakat se-Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang berdiri

Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH mengatakan bahwa saat ini peternakan di Kabupaten Belu sering mengalami permasalahan diantaranya kekurangan atau kesulitan mendapatkan pakan ternak yang segar. Saat musim kemarau kesulitan pakan. Karena itu, rapat ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya Pemerintah Kab. Belu untuk mencari solusi atau jalan keluar terhadap permasalahan terkait pakan ternak tersebut.

Gambar mungkin berisi: 13 orang, orang tersenyum, orang duduk dan dalam ruangan

Lebih lanjut Bupati menyebutkan, untuk mencari solusi mengatasi permasalahan pakan ternak pada musim kesulitan pakan, Pemerintah Kab. Belu mendatangkan seorang ahli atau peneliti peternakan asal Belanda yang akan membagikan pengalaman – pengalamannya yang berkaitan dengan bidang peternakan.

‘’ Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Belu saya menyampaikan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada Mr. Berend Jan Stoel ( PUM Netherland Senior Expert) yang telah hadir bersama kami semua di Kab. Belu untuk membantu kami keluar dari persoalan – persoalan peternakaan ini,’’ ujar Bupati Belu.

Gambar mungkin berisi: 9 orang, orang duduk, tabel dan dalam ruangan

Diharapkan setelah mendapatkan ilmu dari Mr. Berend, Peternakan di Kabupaten Belu akan sama dengan Peternakan di Belanda. Yang dulunya ternak Sapi tidak berkembang, akan berkembang dengan harapan per KK 10 ekor sapi. Dengan begitu laju pertumbuhan ekonomi masyarakat pun meningkat.

Sekertaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kab. Belu – Amandus Linci, S.Pt menjelaskan kehadiran seluruh Camat, Lurah, Kepala Desa, Kelompok Tani dan Tokoh Masyarakat ini untuk menyatukan persepsi dan pendapat atau mencari solusi dalam mengatasi atau mengidentifikasi permasalahan – permasalahan yang sering terjadi di Kab. Belu yaitu permasalahan pakan ternak.

‘’Salah satu fokus permasalahan yang dibahas adalah masalah soal kesulitan pakan ternak saat musim panas. Untuk itu, dengan rapat ini akan ada solusi atau cara yang perlu dipersiapkan, salah satunya dengan membuat silase,’’ kata Sek. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Gambar mungkin berisi: 2 orang

Pembuatan Silase untuk ternak sapi Timor di Belu ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat agar mempersiapkan pakan ternak sebelum musim kemarau tiba sehingga tidak mengalami kekurangan atau kesulitan pakan ternak saat musim kesulitan pakan.

Tampil sebagai Narasumber dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Peternakan Tahun 2019 yakni salah seorang Peneliti Peternakan asal Negeri Kincir Angin Belanda – Mr. Berend Jan Stoel dengan materi Pembuatan Silase untuk Ternak Sapi Timor di Kab. Belu.

Berita / Foto: Norci Man & Bene Luan

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.