ANGGOTA DPRD PROVINSI NTT LAKUKAN PUBLIK HEARING TERKAIT 2 BUAH RANPERDA INISIATIF

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Kamis (10/02/22), Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si membuka secara resmi Publik Hearing atau yang lazim di sebut Rapat Dengar pendapat (RDP) terkait 2 buah ranperda inisiatif DPRD Provinsi NTT. Rapat yang diadakan di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Belu ini merupakan tahapan dalam pembuatan Perda, oleh karena itu sebelum disahkan menjadi Perda, Ranperda ini disosialisasikan terlebih dahulu, yakni oleh 2 orang anggota DPRD Provinsi NTT, yaitu Anselmus Tallo, SE dan Ben Isidorus.
Mungkin gambar 3 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan
Pada kesempatan tersebut Sekda Belu mengatakan dengan RDP ini diharapkan adanya masukan dari seluruh pihak terkait.
“Harapan kita, kita memberi masukan, memberikan klarifikasi, memberikan aspirasi terhadap 2 rancangan peraturan daerah ini sehingga nantinya ketika sudah ditetapkan menjadi peraturan daerah, peraturan daerah ini dapat mengakomodir, menyelesaikan dan menjadi solusi bagi permasalahan – permasalahan yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur terutama di Kabupaten Belu”.
Pada kesempatan tersebut Ben Isidorus, anggota DPRD Provinsi NTT mengatakan bahwa ada tahapan yang harus dilalui sebelum sebuah ranperda disahkan menjadi perda.
Mungkin gambar 3 orang, orang duduk dan orang berdiri
“Rancangan peraturan daerah ini sudah kami bahas melalui teman – teman tim ahli, terus digodok di Komisi, melalui paripurna, habis paripurna diharmonisasi oleh Bapemperda dan saat ini Publik hearing.”
Pada kesempatan yang sama Anselmus Tallo, SE, anggota DPRD Provinsi NTT yang juga hadir dalam RDP ini mengatakan bahwa setelah ditetapkan menjadi perda maka ranperda yang sementara disosialisasikan ini akan berlaku juga di Kabupaten Belu oleh karena itu masukan – masukan dari Kabupaten Belu sangat diharapkan.
Mungkin gambar 3 orang, orang duduk dan orang berdiri
“Ada beberapa masukan yang tadi sudah masuk, tentu ini menjadi catatan untuk dilaporkan sebagai masukan dari Kabupaten Belu.”
Adapun ranperda yang disosialisasikan dalam RDP yang dipandu oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Belu ini adalah Perda tentang Pengarusutamaan gender dalam pelaksanaan pembangunan di daerah dan Perda tentang Pemberdayaan penyandang distabilitas.
Berita: Rita dan Marselina
Foto: Eli Mali
Tim layanan info publik

 

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.


PKV

Watch Super Bowl 2022 Live

pkv games

slot gacor

slot5000

idn slot

https://www.natsume-game.com/

bola88

slot gacor online

slot gacor hari ini

Bola Gacor

IDNPOKER

BandarQQ

SBOBET88

88SLOT

BolaGacor

Slot Pulsa

pkv games