PEMKAB BELU SERAHKAN SERTIFIKAT HASIL PENILAIAN 14 KOPERASI

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU — Rabu (22/12), Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH,FINASIM didampingi Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM dan Plt. Kepala Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kab. Belu menyerahkan Sertifikat hasil penilaian kesehatan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) / Unit Simpan Pinjam Koperasi Tahun Buku 2020 kepada 14 KSP di Kabupaten Belu yang berlangsung di Aula Lantai Satu Kantor Bupati Belu.
Mungkin gambar 3 orang dan orang berdiri
Langkah penilaian ini dilakukan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Unit Simpan Pinjam (USP).
Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM mengatakan bahwa Koperasi dan UMKM di Kabupaten Belu sangat memegang peranan yang sangat penting dan menjadi basis pembangunan ekonomi kerakyatan. Kondisi ini ditunjukkan melalui jumlah koperasi aktif sebanyak 72 Unit, sedangkan jumlah UMKM sebanyak 1.978 unit.
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
Bupati Belu berharap kedepan Koperasi dan UMKM bisa membantu perkonomian di Kabupaten Belu sehingga tumbuh menjadi lebih baik dan masyarakat terhentas dari kemiskinan yang ada.
” Jadi, kita harapkan koperasi – koperasi ini menjadi salah satu tulang punggung pembangunan perekonomian di Kabupaten Belu terutama bagi anggota – anggotanya dan membantu masyarakat kecil agar diberdayakan diberbagai sektor sesuai dengan Visi dan Misi Pemerintahan ini menuju masyarakat yang sehat, berkarakter dan kompetitif,” tandas Bupati Belu dalam wawancaranya.
Mungkin gambar 1 orang
Selanjutnya, Plt. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kab. Belu – Elfridus Hale, SP menjelaskan Penilaian kesehatan Koperasi rutin dilaksanakan setiap tahunnya dengan tujuan untuk mewujudkan pengelolaan KSP yang sehat dan sesuai ketentuan peraturan perundang – perundangan. Selain itu, untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan kegiatan usaha simpan pinjam oleh Koperasi.
” Tentunya, tiap tahun kita melakukan penilaian kesehatan tahun buku tahun berjalan untuk koperasi primer Kabupaten yang mana wewenang Kabupaten hanya sebatas pada Koperasi Primer Kabupaten yang artinya Koperasi yang membuka Kantor Cabang di Kabupaten Belu,” ujar Plt Kadis Koperasi.
Mungkin gambar 13 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
Terkait kriteria – kriteria dalam penilaian, Plt. Kadis Koperasi Usaha Kecil dan Menengah menyebutkan penilaian kesehatan merupakan hasil penilaian kuantitatif yang dilihat dari kondisi suatu koperasi melalui penilaian aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, kemandirian dan pertumbuhan, likuiditas dan jati diri Koperasi.
Sementara itu, Theresia Noeman, S.Ag yang menjabat sebagai Ketua CU Imakulata mengharapkan agar kedepannya Pemerintah tetap memberi perhatian dan kontribusi yang baik kepada Koperasi yang ada di Kabupaten Belu sehingga pertumbuhan perekonomian bisa meningkat.
Mungkin gambar 1 orang
Berikut nama – nama Koperasi yang menerima Sertifikat hasil penilaian kesehatan KSP, yakni KSU Bhayangkara Polres Belu, skor 81.70 dengan predikat Sehat, Credit Union Immaculata, skor 81,15, predikat sehat, KPN Halibete, skor 81,10 dengan predikat sehat.
Selain itu, Kopwan Harapan Kita, KSU Korpri, KPN Pengayoman (Rutan), Kopensetda, KSU Tekad Makmur, KSP Ikobo, KSU Rumalia, Primkop Kartika Sivava, KSU Satu Tekad, KSU Bintang Raimanus dan KSP Trililok Laran Diak memperoleh predikat Cukup Sehat.
Berita: Norci
Foto: Jun Nai Buti
Video: Sipri Luma
Editor: Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Super Bowl Live Stream

Watch Super Bowl 2022 Live