SEMINAR AKHIR STUDY KELAYAKAN PEMBANGUNAN GUDANG NON SRG

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB.BELU – Kamis (09/12), Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM menghadiri kegiatan Seminar Akhir Study Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Gudang Non Sistem Resi Gudang Di Dusun Motabenar Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu.
Mungkin gambar 7 orang, orang duduk dan dalam ruangan
Tujuan dari kegiatan Seminar Akhir ini adalah untuk menyampaikan hasil akhir study kelayakan, Pembangunan Gudang Non Sistem Resi Gudang (Non SRG) di Dusun Motabenar Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Paradiso Atambua dihadiri Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu, Unsur Tim Pengendali Mutu dari Bappelitbangda Provinsi NTT, Unsur Pelaksana/tenaga ahli dari Bappelitbangda Provinsi NTT yang juga sebagai Narasumber dalam kegiatan Seminar Akhir, para Pimpinan OPD/Instansi terkait, dan Para Peserta Seminar.
Mungkin gambar 1 orang, duduk, berdiri dan dalam ruangan
Wakil Bupati Belu – Drs.Aloysius Haleserens, MM dalam sambutannya menyampaikan Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2021 tentang percepatan pembangunan ekonomi pada kawasan Perbatasan di Aruk, Motaain dan Skouw, tujuan akhirnya adalah akselerasi pembangunan secara khusus di daerah perbatasan.
” Ada 3 lokasi dalam akselerasi pembangunan tersebut yakni Belu, Skouw dan Aruk, kenapa harus 3 daerah ini, karena ketiga daerah ini terletak pada daerah perbatasan, karena menurut Presiden Jokowi kita ini berada di beranda terdepan negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutur Wabup.
Keterangan foto tidak tersedia.
Lanjut Wabup, dalam kondisi Reformasi Presiden Jokowi memandang daerah-daerah perbatasan itu tertinggal dari sisi pemerataan pembangunan, oleh karena itu Presiden Jokowi mengeluarkan Instruksi Presiden untuk mempercepat, mengakselerasi kita dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Wabup Belu juga menambahkan, Kabupaten Belu menjadi terminal perdagangan Internasional Indonesia – RDTL tetapi apakah seluruh fasilitas pendukung sudah kita siapkan termasuk gudang.
Mungkin gambar 11 orang, orang duduk dan dalam ruangan
” Supaya Gudang tersebut ada maka harus dilakukan pembangunan, supaya layak dilakukan pembangunan disitu, maka harus dilakukan kajian, study kelayakan. Dan tim kita ada di sini bersama kita untuk menguji kelayakan tersebut,” Papar Wabup.
Pada tempat yang sama, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu – Drs. Laurentius Kiik Nahak, M.Si mengatakan kegiatan studi kelayakan pembangunan Gudang ini yang pada intinya adalah untuk menampung hasil-hasil bumi, atau pergudangan baik dari swasta maupun dari hasil pertanian.
Mungkin gambar 2 orang, orang duduk dan dalam ruangan
” Kegiatan ini juga menyambung dengan kegiatan industri, kaitan dengan teknologi pakan ternak sehingga hasil hari ini merupakan fase ke tiga dari suatu kelayakan pembangunan Gudang, yang pertama sidang tim pengendalian mutu, yang kedua FGD dan yang ketiga adalah seminar, sehingga hari ini kita bisa mendapatkan informasi dari tim bakat apakah Gudang ini layak di bangun,” ungkap Kadis.
Kadis berharap agar tim pakar setelah melakukan penelitian mendapatkan rekomendasi yang layak untuk membangun gudang tersebut.
Berita: Novita Bogar
Foto: Anna
Video: Hengki
Editor Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Super Bowl Live Stream

Watch Super Bowl 2022 Live