WABUP BELU BERIKAN CERAMAH DALAM KEGIATAN SOSIALISASI BAWASLU KAB. BELU

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU — Sabtu (20/11), Wakil Bupati Belu- Drs. Aloysius Haleserens, MM memberikan Ceramah dalam Kegiatan Sosialisasi Peran dan Fungsi Kelembagaan Bawaslu Dalam Pengawasan Pemilu yang berlangsung di Aula Hotel Nusantara Dua Atambua.
Mungkin gambar 4 orang, orang berdiri dan orang duduk
Kegiatan Sosialisasi Peran dan Fungsi Kelembagaan Bawaslu dalam Pengawasan Pemilu dilakukan dengan tujuan untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Belu, terkait peran dan fungsi kelembagaan Bawaslu dalam pengawasan Pemilu ini dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Kab. Belu – Andreas Pareira, S.Fil, dihadiri Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens MM, Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kab. Belu – Manek Rofinus, S.Sos, M.Si serta Komunitas Aliansi Pemuda dari PMKRI Belu, Kompas ( Peace Maker Perbatasan), dan Laskar Meo.
Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM, dalam materinya mengatakan peran dan fungsi pemerintah dalam pembinaan politik di Kab. Belu adalah melakukan pembinaan serta menanamkan nilai ataupun norma dan etika yang baik kepada masyarakat maupun para ASN sebagai contoh ketika melakukan demo harus tetap menjujung tinggi nilai – nilai etika dan norma serta proses dan tahapan sesuai dengan payung hukum, sesuai dengan UUD 1945, Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika.
Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan dalam ruangan
” Posisi pemerintah dalam pelaksanaan pemilu atau pilkada selain mengawal, mensuport, menjaga netralitas, dan memfasilitasi. Tentunya dengan adanya peran serta fungsi kelembagaan Bawaslu dalam pengawasan ini kita harapkan dalam pemilihan selanjutnya kita bergandengan tangan untuk terus menyukseskan pemilu dan juga tetap menjujung tinggi nilai – nilai norma dan etika demi suksesnya pemilu kedepan,” tandas Wabup Belu.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Belu – Andreas Pareira, S.Fil mengungkapkan kegiatan sosialisasi hari ini membicarakan pemilu 2024, Namun sampai saat ini belum ada putusan kapan akan diadakannya pemilu, selain sebagai bahan evaluasi dari Bawaslu tentunya dengan menghadirkan narasumber baik itu dari pemerintah maupun dari parpol. Hal ini diharapkan selain untuk mendapatkan masukan dan sebagai bahan evaluasi bagi Bawaslu yang telah melakukan pengawasan pada pemilu.
Mungkin gambar 1 orang, duduk dan dalam ruangan
” Kita mau bicara pemilu 2024, namun sampai saat ini belum ada putusan maka dari itu kita mencoba mengevaluasi pelaksanaan pengawasan Bawaslu pada Pemilu 2020, dengan menghadirkan unsur pemerintah, parpol untuk memberi masukan tentang kerja dan kinerja. Karena pemilu sudah didepan mata dan banyak hal yg terjadi kemarin dan kami ingin berbenah dan memperoleh masukan sehingga kami bisa belajar di pemilu selanjutnya,” pungkasnya.
Ditambahkan Ketua Bawaslu Belu, menjelang tahapan pemilu 2024, ini menjadi bekal dalam menghadapi pemilu 2024, dan bagaimana soal netralitas bagi ASN ini juga menjadi PR dan masukan, juga penguat untuk lebih berani lagi dalam mengawasi pemilu, karena pemilu kali ini lebih berat sanksinya.
Mungkin gambar 9 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
Materi – materi pertama Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu Tahun 2020 oleh Ketua Bawaslu Kab. Belu – Andreas Pareira, S.Fil, materi ke dua – Peran dan Fungsi Pemerintah dalam Pembinaan Politik di Kabupaten Belu oleh Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM., Materi ke tiga oleh Anggota DPRD Kab.Belu – Manek Rofinus, S.Sos, M.Si. dengan materinya – Demokrasi dan Peran, Pandangan dan Harapan Parpol serta Tugas Bawaslu dalam mengahadapi Pemilu. Hadir juga beberapa Organisasi Kemasyarakatan yakni, PMKRI Cabang Atambua, GMNI Cabang Belu, Pemuda Katolik KOMCAB Belu, Laskar Meo Belu dan KOMPAS Belu.
Berita: Asih Mukti
Foto: Cransen Fontes
Kam: Bene Luan
Editor: Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.