BUPATI BELU PIMPIN RAPAT EVALUASI BERSAMA SATGAS COVID-19 KAB. BELU

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Jumat (13/08), Bupati Belu- dr Taolin Agustinus Sp.PD-KGEH, FINASIM memimpin Rapat Evaluasi Penanganan dan perkembangan kasus Covid-19 Kabupaten Belu didampingi Wakil Bupati Belu- Drs. Aloysius Haleserens, MM, dan Dandim 1605/ Belu – Letkol Inf. Wiji Untoro yang berlangsung di Lantai 1 Kantor Bupati Belu.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan dalam ruangan
Rapat perkembangan sebaran Covid -19 Tahun 2021 di wilayah Kabupaten Belu yang dihadiri anggota Satgas Covid -19 Kabupaten Belu dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan dan data sebaran kasus Covid -19 serta mengevaluasi kinerja Satgas serta perkembangan pemberian vaksin Covid -19 bagi seluruh masyarakat di Wilayah Kabupaten Belu.
Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM dalam arahannya mengungkapkan hari ini kembali kita lakukan rapat evaluasi kinerja sejauh mana telah dilakukan vaksinasi Covid-19. Dan Ini dilakukan untuk mengetahui beberapa hal, tingkat keterukuran yang masih rendah, serta kegiatan kesekretariatan yang dibentuk dengan tujuan untuk mengatur data masuk keluar, Karantina di Puskesmas dengan kendala yang dihadapi.
Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
” Kabupaten Belu masuk PPKM level 3, untuk itu pemerintah akan lebih memperketat pelayan seperti di pasar- pasar dan tempat- tempat makan, restoran dan rumah makan lainnya, selain itu dengan melakukan vaksin Sinovac ini kita akan lihat pada akhir Desember,” terangnya.
Pada rapat evaluasi ini juga Bupati Belu menjelaskan peralatan Rapid Test selain tes antibody, SWAB / PCR untuk memudahkan pendeteksian yang cepat dan akurat dengan tes GeNose.
“Untuk tes Covid-19 dengan menggunakan alat Tes GeNose akan ditempatkan peralatan tersebut diberbagai tempat pelayanan publik. Hal ini untuk memudahkan pendeteksian penyebaran Covid -19 secara cepat dan akurat,” jelas Bupati Belu.
Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM mengatakan bahwa tim di Rumah Sakit perlu diperhatikan baik tenaga harian maupun jumlah personil security di rumah sakit.
” Memang betul tim di rumah sakit, para tenaga harian ini harus diberikan perhatian seperti makan dan minum, petugas keamanan di rumah sakit harus ditambah hal ini untuk menjaga segala kemungkinan yang terjadi,” pungkas Wabup Belu.
Mungkin gambar 1 orang dan dalam ruangan
Wakil Bupati juga berharap agar data yang dirilis harus sesuai dan sama dengan dinas terkait. Hal ini untuk mencegah terjadinya tumpang tindih data atau kurang akuratnya data. Untuk itu, anggota Satgas Covid -19 untuk terus menjalin komunikasi dengan semua stakeholder demi tenjalinnya kerjasama yang baik antar lintas sektor.
Sebagai informasi Data Kegiatan vaksinasi Covid -19 Kabupaten Belu yang diperbaharui s/d 12 Agustus 2021 Dosis 1 kepada pelayan publik dengan pencapaian 14.185 dan sasarannya 16.045. Lansia pencapaian 2.280 dan sasarannya 16.691, Masyarakat pencapaiannya 14.707 dan sasarannya 107.239.
Sedangkan dosis ke dua untuk pelayan publik pencapaiannya 11.086 sasarannya 16.045, lansia pencapaiannya 1.287 dengan sasaran 16.691, masyarakat pencapaiannya 19.388 dan sasarannya 141.335 sementara untuk dosis 3 sasaran 1.360, pencapaian 129 dengan persentase 9,5 persen adalah tenaga kesehatan yang ada di Wilayah Kab. Belu.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan
Sedangkan data Terkonfirmasi Postif Covid-19 pertanggal 13 Agustus 2021 dengan total 1106, dalam perawatan 37, jumlah dalam pengawasan 226, pasien sembuh 813, jumlah pasien meninggal 30, kasus dengan gejala 721, kasus tanpa gejala totalnya 385, jumlah kontak erat 2.164, isolasi 392, selesai isolasi 1.772, probable 13, total kasus pelaku perjalanan 5.077, masih isolasi 124, selesai isolasi 4.952, suspek 94 total kasus di Wilayah Kab. Belu .
Sementara itu, Data positif Covid – 19 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan total 14.200, masih isolasi 1.366. Sembuh 12.468 sedangkan yang meninggal 366.
Secara nasional data positif Covid -19 seluruh Indonesia pertanggal 13 Agustus 2021 dengan total positif 3.804.943 masih isolasi 0, sembuh 3.289.718, meninggal 115.096.
Berita: Asih M.
Foto. : Cransen
Kam: Bene
Editor : Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.