PJS. BUPATI BELU MEMBUKA PELATIHAN SIPLAH

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Rabu (07/10), Pjs. Bupati Belu – Drs. Zakarias Moruk, MM membuka Kegiatan Pelatihan Penggunaan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah). Kegiatan ini diprakarsai oleh Yayasan Pendidikan As Tanara Keuskupan Atambua bekerjasama dengan Projamin Kabupaten Belu berlangsung di Aula SMP Katolik Donbosco Atambua.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang berdiri dan bunga

Pjs. Bupati Belu – Drs. Zakarias Moruk, MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Projamin dan Yayasan As Tanara Keuskupan Atambua yang menyelenggarakan kegiatan pelatihan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) bagi para Kepala Sekolah dan Operator Sekolah.

“Pelatihan ini luar biasa karena dengan adanya pelatihan SIPLah dapat meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan sistem informasi pengadaan sekolah secara online dan juga mendukung pelaksanaan keuangan sekolah salah satunya pengelolaan Dana BOS,” ujar Pjs. Bupati Belu.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, dekat

Pjs. Bupati juga mengharapkan agar melalui sistem ini betul – betul dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan sekolah dalam proses pengadaan barang dan jasa. Kepada Narasumber agar membantu para peserta mengaplikasikan sistem SIPLah ini untuk kepentingan sekolah.

Sebelumnya Ketua Yayasan Pendidikan Astanara Keuskupan Atambua – Drs. Vinsensius Brisius Loe atas nama Yang Mulia Uskup Atambua menyampaikan terima kasih kepada Penjabat Sementara Bupati Belu yang telah berkenan hadir untuk membuka kegiatan Pelatihan SIPLah. Ide Pelatihan ini dicetuskan dengan maksud untuk mencerdaskan dan melatih para Kepala Sekolah dan Operator Sekolah dalam penerapan Siplah untuk mendukung pengelolaan dana BOS, dana Afirmatis, dana kinerja dan dana lain – lainnya.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk

Dijelaskan Ketua Yayasan Pendidikan Astanara bahwa Yayasan As Tanara memiliki 58 Sekolah dengan rincian yakni 5 TK, 49 SD, 3 SMP dan 1 SMA dengan jumlah murid kurang lebih sebanyak 21 ribu dan Jumlah guru 1.207 yang tersebar di 12 Kecamatan di Kabupaten Belu.

Ketua As Tanara mengharapkan kerjasama yang baik antara Pemerintah, Projamin Kepala Sekolah, Operator Sekolah dengan memanfaatkan SIPLah secara bertanggungjawab, transparan dalam mengelola keuangan dan bisa membuat pelaporan – pelaporan keuangan yang baik dan benar.

Gambar mungkin berisi: 5 orang, orang duduk

“ Semoga dengan pelatihan ini bisa menjadikan kita cerdas untuk mengelola keuangan dengan metode SIPLah dan semoga pelatihan ini bisa memberi bekal yang kuat dan bagi sekolah yang belum mengeksekusi bisa mengaplikasikannya di sekolah,” imbuh Ketua As Tanara.

Kegiatan pelatihan yang diprakasai oleh Yayasan Pendidikan As Tanara dan DPC Projamin Kabupaten Belu ini didukung oleh PT. Asaba Bali dan Timor Rese.

Berita/Foto: Tim Peliput

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.