KOMISI INFORMASI PROV. NTT BEKERJASAMA DENGAN DISKOMINFO BELU GELAR SOSIALISASI UU KIP

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Jumat (02/10), Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Timur bekerja sama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Belu menggelar Sosialisasi UU Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik yang di buka secara resmi Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembagunan Sekda Belu bertempat di Aula Lantai Satu Kantor Bupati Belu.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang berdiri

Sosialisasi UU Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Optimalisasi Peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID ) dengan narasumber Ketua Komisi Informasi Provinsi NTT – Maryanti H. Adoe dan Koordinator Bidang Sengketa Informasi Publik – Agustinus L. Bole Baja.

Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekda Belu – Frans Manafe, S.Pi dalam sambutannya mengatakan Sosialisasi tentang Keterbukaan Informasi Publik sangat penting oleh karena masyarakat dapat mengontrol setiap langkah dan kebijakan pemerintah. Keterbukaan Informasi Publik juga merupakan satu pilar dalam negara demokrasi karena setiap keputusan harus dapat di pertanggungjawabkan kembali kepada masyarakat.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih

‘’ Jadi intinya kita pemerintah, apa saja yang kita lakukan pasti di kontrol masyarakat oleh karena itu sebagai pemerintah kita harus membuka diri untuk memberikan informasi yang baik dan benar terkait apa yang kita lakukan, yang sudah kita lakukan, yang sedang kita lakukan dan yang akan kita lakukan,’’ katanya.

‘’ Kita tidak boleh alergi terhadap keterbukaan informasi, apabila ada kritik-kritik dan usul saran dari masyarakat harus kita terima, kita kaji dengan baik dan kita memberikan informasi yang baik dan benar sehingga kita betul-betul di dukung oleh masyarakat dalam setiap proses pembangunan maupun kemasyarakatan,’’ jelasnya.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan dalam ruangan

Sementara itu Ketua Komisi Informasi Provinsi NTT – Maryanti H. Adoe mengatakan sesuai UU Nomor 14 Tahun 2008 tugas Komisi Informasi antara lain menerima, memeriksa dan memutus sengketa informasi publik tapi tidak terlepas dari tugas dan tanggung jawab komisi informasi untuk melakukan edukasi, sosialisasi dan juga advokasi baik kepada badan publik maupun kepada masyarakat.

“ Kami bersyukur meskipun pembentukannya terlambat tetapi sudah terbentuk, sehingga kami bisa melakukan sosialisasi kepada badan-badan publik untuk bagaimana mengoptimalkan peran setiap PPID yang sudah dibentuk di setiap badan publik / OPD, agar benar-benar bisa mengelolah, menyiapkan kemudian melayani masyarakat untuk memberikan informasi kepada masyarakat,’’ ungkap Ketua KI.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan telepon

Acara sosialisasi yang ditutup oleh Kadis Kominfo Kabupaten Belu – Johanes Andes Prihatin, SE., M. Si dengan pesan penutup agar Kabupaten Belu menjadi Kabupaten Informatif yang membutuhkan peran serta semua pihak dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut para pimpinan dan perwakilan OPD se-Kabupaten Belu.

Foto/Berita: Tim Peliput

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.