WABUP BELU HADIRI PEMBUKAAN SIDANG PERUBAHAN APBD KAB BELU TA 2020

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU—Selasa (01/09), Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan menghadiri Pembukaan Sidang DPRD Kabupaten Belu Tahun 2020, tentang Perubahan APBD Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2020, bertempat di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Belu pada hari Senin, 31 Agustus 2020.
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Belu – Jeremias Manek Seran Junior, dihadiri segenap anggota DPRD Kab. Belu, Forkompinda Plus Kabupaten Belu, Penjabat Sekda Belu, Asisten Sekda Belu, Ketua KPU Kabupaten Belu, Ketua Bawaslu Kabupaten Belu, Staf Ahli Bupati, Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Belu, Pimpinan BUMN/BUMD, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan Organisasi Wanita serta Insan Pers.
Wakil Bupati Belu- Drs. J. T. Ose luan dalam sambutan menyampaikan, semangat otonomi daerah yang dilaksanakan di daerah ditujukan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara transparan dan akuntabel, melalui peningkatan kualitas pelayanan, pemberdayaan dan pembangunan. Semangat otonomi daerah tersebut patut dimaknai sebagai sumber untuk memberdayakan daerah dan masyarakat, menumbuhkan prakarsa dan kreatifitas dalam meningkatkan peran serta masyarakat, pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dengan mengoptimalkan potensi daerah sesuai karakteristik daerah secara efisien dan efektif menuju kemandirian dalam azas otonomi daerah.
Dalam rangka mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Belu tersebut, pemerintah terus melaksanakan berbagai kebijakan program dan kegiatan guna memenuhi tuntutan, kebutuhan dan harapan masyarakat dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki secara optimal. Upaya yang dilakukan Pemerintah bersama DPRD Kabupaten Belu yakni telah menetapkan APBD Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2020, namun dalam perkembangannya belum dapat mengakomodir dan membantu maupun membiayai program dan kegiatan dari masing-masing perangkat daerah dalam situasi Covid-19 yang melanda seluruh dunia. Untuk itu pada sidang kedua ini pemerintah mengajukan Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2020 untuk dicermati dan dibahas lebih lanjut dalam mekanisme sidang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam agenda Sidang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, Pemerintah Daerah mengajukan 3 buah Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Belu, yaitu Pertama, Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, Kedua, Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2020, Tahun Anggaran 2025. Ketiga Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kabupaten Belu Nomor 16 Tahun 2010 tentang Penyertaan Modal Daerah pada Badan Usaha Milik Daerah.
Pemerintah berharap bahwa Rancangan Peraturan Daerah yang di ajukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Belu dapat dikaji secara cermat, tepat dan lebih mendalam sesuai dengan mekanisme sidang sehingga setelah menjadi Peraturan Daerah mampu menjadi payung hukum bagi kepentingan umum demi peningkatan, pendapatan dan pemberdayaan masyarakat serta menjadi pedoman dalam pengembangan pariwisata sehingga dapat mendorong pertumbuhan sektor-sektor terkait menuju Kabupaten Belu yang maju, mandiri, demokratis, dan berbudaya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Belu – Jeremias Manek Seran Junior menyampaikan bahwa ada beberapa agenda yang akan dilaksanakan antara lain, pembahasan KUA PPAS Tahun Anggaran 2021, pembahasan KUA PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2020, Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2020 serta pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah yang diajukan oleh eksekutif.
Dirinya berharap dan mengajak agar selama masa persidangan ini, kita semua baik itu Eksekutif maupun Legislatif untuk mempergunakan waktu dan jadwal sidang yang ada dengan lebih efektif dan efisien, sehingga kita dapat menyelesaikan masa sidang ini sesuai dengan jadwal yang telah disepakati bersama.
Berita/Foto: TIM PELIPUT

 

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.