KUNKER BUPATI BELU KE DESA FATUBA’A

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Senin (16/03), Usai Penyerahan Bantuan Perlengkapan Gereja bagi masyarakat UPT Sanabibi di Desa Dafala, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH melakukan kunjungan ke Desa Fatuba’a, Kecamatan Tasifeto Timur, Jumat (13/03/2020).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka bertatap muka secara langsung dengan masyarakat Desa Fatuba’a, sekaligus melihat secara dekat tanaman pertanian masyarakat diwilayah itu yang gagal akibat curah hujan yang tidak menentu.

Dalam Arahannya, Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Belu telah melakukan pertemuan dengan Badan Usaha Logistik (Bulog) Kabupaten Belu terkait masalah rawan pangan yang terjadi di Kabupaten Belu. Untuk itu, dirinya mengajak Camat dan Kepala Desa untuk melakukan Bazar Murah di Desa Fatuba’a setiap bulannya.

Bupati Willy Lay juga meminta kepada Camat dan Kepala Desa untuk mendata KK miskin, untuk selanjutnya akan diverifikasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Belu.

” Kalau masih ada nama yang kurang, BPD bersama Kades harus segera mendata orang – orang yang ada di Desa Fatuba’a, harus betul-betul melihat masyarakat yang menerima manfaat bantuan untuk kehidupan mereka sehari-hari,” tandasnya.

Akibat musim hujan yang tidak menentu sehingga menyebabkan mewabahnya penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD), Bupati Willy Lay menegaskan kepada Kades Fatuba’a untuk memberikan surat keterangan tidak mampu kepada masyarakat, sehingga masyarakat yang mengidap virus DBD bisa secepatnya dirawat di Rumah Sakit maupun Puskesmas terdekat tanpa mengeluarkan biaya karena Pemerintah Kabupaten Belu akan membebaskan semua urusan pembiayaan.

Terkait dengan Virus ASF, Bupati Willy Lay juga berharap kepada masyarakat Desa Fatuba’a agar ternak babi yang terkena Virus AFS untuk tidak dikonsumsi, tetapi harus dikubur sehingga tidak menular ke ternak babi yang lain. Selain itu juga, Kades di minta untuk tetap memperhatikan anak-anak yang yang mengalami stunting dan kapada orang tua agar memberikan makanan bergizi bagi anak untuk mencegah stunting serta bisa bertumbuh menjadi anak yang sehat.

Kepala Desa Fatuba’a – Emiliana M. I. Kofi menjelaskan bahwa, Fatuba’a merupakan salah satu desa yang berada di Wilayah Kecamatan Tasifeto Timur dan berbatasan langsung dengan Kecamatan Tasifeto Barat dengan luas wilayah seluas 34 km2. Penduduk Desa Fatuba’a tahun 2020 berjumlah 1.506 jiwa dan 374 KK, terdiri dari laki – laki 746 jiwa dan perempuan 760 jiwa yang tersebar di 6 dusun.

Lanjut Kades Emiliana, pada 2019 – 2020, pihaknya menerima bantuan berupa Benih Jagung MT 1 untuk dibagikan kepada lima Poktan yang ada di Desa Fatuba’a. Kelima Poktan tersebut, yakni Poktan Liukdak, Hareinan, Wedele, Tarasamea, dan Poktan Kudauhi.
kominfo, kominfobelu, atambua, atambuabelu, atambuakotaperbatasan

Berita/Foto: Mercy Aton& Rio Bele Bau

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.